Ini,
goyang Galih yang menular
Oleh Andaru Mahayekti
Minggu (15/10/2017),
antusias 30 finalis Citizen Journalist Academy (CJA) Semarang tampak jelas
dalam kegiatan meet up community 4.0
yang mendatangkan Obin Robin founder kelas
Sepik sebagai pembicara.
Terbukti usai kelas sharing, banyak yang bertanya kepada
pembicara. Mulai dari kelas news
presenting sampai kelas menulis.
Namun, setelah
pembicara berpamitan antusias 30 finalis mulai goyah. Beruntung Galih sebagai
ketua CJA Semarang mempunyai ide untuk mengajarkan goyangan.
“sebenernya ini bukan
goyangan sih, lebih ke yel-yel atau jargon gitu” ujar Galih sembari tertawa.
Yel-yel dengan lirik
cika-cika-cika musi-musi-musi eya-eya-eya sorekore-sesekoresa asisi-mahaka
asisimi-mahak-mahaka ini, sontak membuat 29 finalis dan 2 pendamping CJA
Semarang tertawa karena bahasa yang lucu dan didukung oleh gerakannya juga.
“pas cika cika ama
musi-musi itu badan gerak kekanan sambil tangannya kayak nyubit gitu. Kalau pas
sese-koresa sama tapi pake kiri. Nah untuk terakhirannya asisi-mahaka kayak
goyang dada gitu deh” ujar Galih yang bernama panjang Galih Kusuma Andira itu.
Sesuatu yang baru untuk
finalis CJA Semarang. Tapi, setelah melihat galih mempratekkan cara bernyanyi
dan menggerakkan yel-yel itu. Finalis cja pun mengikutinya dengan banyak tawa.
“untuk artinya sih aku
gangerti, sepertinya bahasa orang timur. Aku dapat yel-yel itu dari temenku,
yang akhirnya dia tularkan ke aku” ujar Galih menambahi.
Sebagai ketua Galih
berharap, yel-yel ini akan sampai ke Jakarta. Saat finalis CJA Semarang bertemu
dengan finalis Jakarta dan Balikpapan. Galih juga berharap bahwa CJA Semarang
bisa menunjukkan bahwa mereka yang terbaik.
Penulis:
Andaru Mahayekti - Universitas PGRI
Finalis Citizen Journalist Academy - Energi Muda Pertamina Semarang
tulisan ini pernah dimuat di http://citizen6.liputan6.com/read/3132556/yel-yel-bikin-semarak-meet-up-40-cja-semarang?source=search

Komentar
Posting Komentar