Heboh !  Sosok  Lain Di  Proyek Pembangunan Underpass Jatingaleh, Semarang

Oleh Andaru Mahayekti

Description: IMG20170819191544.jpg
(Aktifitas “Pak Ogah” wilayah Jatingaleh di malam hari 19/08/2017)

Di  balik pembangunan underpass Jatingaleh yang berjalan demi mengurangi kemacetan parah di wilayah tersebut, terutama di jam-jam aktif berangkat dan pulang kerja. Ada sosok lain yang patut dibahas walau biasanya sering diabaikan padahal dibutuhkan.

Mereka adalah sekelompok orang laki-laki dengan umur yang beragam. Bertugas menghentikan atau memperlambat laju kendaraan untuk membantu kendaraan dari sisi lain menyebrang. Sebut saja mereka “Pak Ogah”. Kenapa ?
“Mungkin dari Pak Ogahnya acara “Si Unyil” yang pas Unyil lewat selalu ngomong gopek dulu dong. Nah, Unyil itu sama kayak mobil, montor yang lewat”. Ujar Dennis Eka yang waktu itu memakai jaket biru.
Description: IMG20170819192944.jpg
(Dennis Eka dan Handoko Aryono, “Pak Ogah” wilayah Jatingaleh)

Bermodalkan lampu lalin dan peluit yang mereka beli dengan modal sendiri. “Pak Ogah” di sini ternyata tidak sefrontal Pak Ogah di acara Si Unyil. Mereka tidak mematok tarif untuk jasa mereka mengatur lalu lintas.

“kadang 50 ribu, itupun dibagi dua. Kadang kalau sepi ya gak dapat segitu. Tapi ya syukuri saja” ujar Dennis Eka lagi sembari tersenyum.
“gak bayar gapapa, bayar alhamdulillah. Itung-itung bantuin polisi” ujar Handoko Aryono yang hanya lulusan SMP dan sedang mencari pekerjaan lain itu menambahi.
Walau penghasilan yang tak menentu, mereka tetap menjalankan tugas dengan senang hati. Apalagi kalau ada pengguna jasa yang menghargai jasa mereka dengan ucapan kecil tapi berarti seperti “makasih Mas”.



Penulis:
Andaru Mahayekti - Universitas PGRI
Finalis Citizen Journalist Academy - Energi Muda Pertamina Semarang



--and--

Komentar

Postingan Populer