Entah mengapa bau bensin dianggap enak bagi sebagian orang seperti Novia Sekar Ayuningtyas ini, mahasiswi salah satu Universitas Negeri di Semarang yang juga finalis CJA Semarang kelas menulis.
Sudah jadi kebiasaan Novia setiap kali membeli bensin untuk pribadi atau dengan temannya di SPBU Pertamina. Tanpa disuruh, hidungnya sudah mengendus dan menikmati bau bensin walau seddikit jauh dari tangki bensin.
“soalnya sedep sih, ya walaupun kalau kelamaan bisa bikin pusing juga” ujar Novia sewaktu disuruh mengingat bau bensin.
Tentu saja tidak semua orang yang beranggapan begitu. Seperti kata Fauzi selaku Operation Head Pertamina Pengapon Semarang. Bau bensin yang enak itu ternyata sifatnya subjektif.
“enak kan memang buat yang suka, buat yang ngerasa enak” ujar Fauzi mnekankan.
Ternyata bau yang enak itu terjadi karena bensin terdiri dari percampuran antara hidrokarbon dan benzena. Zat terakhir itulah yang menimbulkan aroma dengan efek menagihkan dan mengakibatkan saraf menjadi euforia.
“ya inginnya bau itu diilangkan biar jadi netral. Atau diganti dengan bau parfum biar lebih wangi tapi kan gabisa, karena itu memang hasil asli dari proses pembuatan” ujar Fauzi sembari tertawa


Penulis : Andaru Mahayekti - Univ. PGRI Semarang
Finalis Citizen Journalist Academy Energi Muda Pertamina Semarang

Komentar

Postingan Populer